pembelajaran berbasis komputer

Komputer merupakan jenis media yang secara virtual dapat menyediakan respon yang segera terhadap hasil belajar yang dilakukan oleh siswa. Lebih dari itu, komputer memiliki kemampuan menyimpan dan memanipulasi informasi sesuai dengan kebutuhan. Perkembangan teknologi yang pesat saat ini telah memungkinkan komputer memuat dan menayangkan beragam bentuk media di dalamnya. Dalam hal ini Heinich, Molenda, & Russel (1996: 228) mengemukakan bahwa : “…It has ability to control and integrate a wide variety of media – still pictures, graphics and moving images, as well as printed information. The computer can also record, analyze, and react to student responses that are typed on a keyboard or selected with a mouse“.

Saat ini teknologi komputer tidak lagi hanya digunakan sebagai sarana komputasi dan pengolahan kata (word processor) tetapi juga sebagai sarana belajar multi media yang memungkinkan peserta didik membuat desain dan rekayasa suatu konsep dan ilmu pengetahuan. Sajian multimedia berbasis komputer dapat diartikan sebagai teknologi yang mengoptimalkan peran komputer sebagai sarana untuk menampilkan dan merekayasa teks, grafik, dan suara dalam sebuah tampilan yang terintegrasi. Dengan tampilan yang dapat mengkombinasikan berbagai unsur penyampaian informasi dan pesan, komputer dapat dirancang dan digunakan sebagai media teknologi yang efektif untuk mempelajari dan mengajarkan materi pembelajaran yang relevan misalnya rancangan grafis dan animasi.
Multimedia berbasis komputer dapat pula dimanfaatkan sebagai sarana dalam melakukan simulasi untuk melatih keterampilan dan kompetensi tertentu. Misalnya, penggunaan simulator kokpit pesawat terbang yang memungkinkan peserta didik dalam akademi penerbangan dapat berlatih tanpa menghadapi risiko jatuh. Contoh lain dari penggunaan multimedia berbasis komputer adalah tampilan multimedia dalam bentuk animasi yang memungkinkan mahasiswa pada jurusan eksakta, biologi, kimia, dan fisika melakukan percobaan tanpa harus berada di laboratorium.
Perkembangan teknologi komputer saat ini telah membentuk suatu jaringan (network) yang dapat memberi kemungkinan bagi siswa untuk berinteraksi dengan sumber belajar secara luas. Jaringan komputer berupa internet dan web telah membuka akses bagi setiap orang untuk memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan terkini dalam bidang akademik tertentu. Diskusi dan interaksi keilmuan dapat terselenggara melalui tersedianya fasilitas internet dan web di sekolah.
Penggunaan internet dan web tidak hanya dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap kegiatan akademik siswa tapi juga bagi guru. Internet dan web dapat memberi kemungkinan bagi guru untuk menggali informasi dan ilmu pengetahuan dalam mata pelajaran yang menjadi bidang ampuannya. Melalui penggunaan internet dan web, guru akan selalu siap mengajarkan ilmu pengetahuan yang mutakhir kepada siswa. Hal ini tentu saja menuntut kemampuan guru itu sendiri untuk selalu giat mengakses website dalam bidang yang menjadi keahliannya. Hal ini sejalan dengan definisi Pannen (2003) mengenai media dan teknologi pembelajaran di sekolah dalam arti luas yang mencakup perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan sumberdaya manusia (humanware) yang dapat digunakan untuk memperkaya pengalaman belajar siswa.
Media dalam pembelajaran memiliki fungsi sebagai alat bantu untuk memperjelas pesan yang disampaikan guru. Media juga berfungsi untuk pembelajaran individual dimana kedudukan media sepenuhnya melayani kebutuhan belajar siswa (pola bermedia). Beberapa bentuk penggunaan komputer media yang dapat digunakan dalam pembelajaran meliputi:
1. Penggunaan Multimedia Presentasi.
Multimedia presentasi digunakan untuk menjelaskan materi-materi yang sifatnya teoretis, digunakan dalam pembelajaran klasikal dengan group belajar yang cukup banyak di atas 50 orang. Media ini cukup efektif sebab menggunakan multimedia projector yang memiliki jangkauan pancar cukup besar. Kelebihan media ini adalah menggabungkan semua unsur media seperti teks, video, animasi, image, grafik dan sound menjadi satu kesatuan penyajian, sehingga mengakomodasi sesuai dengan modalitas belajar siswa. Program ini dapat mengakomodasi siswa yang memiliki tipe visual, auditif maupun kinestetik. Hal ini didukung oleh teknologi perangkat keras yang berkembang cukup lama, telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam kegiatan presentasi. Saat ini teknologi pada bidang rekayasa komputer menggantikan peranan alat presentasi pada masa sebelumnya. Penggunaan perangkat lunak perancang presentasi seperti Microsoft power point yang dikembangkan oleh Microsoft inc” Corel presentation yang dikembangkan oleh Coral inc” hingga perkembangan terbaru perangkat lunak yang dikembangkan Macromedia inc, yang mengembangkan banyak sekali jenis perangkat lunak untuk mendukung kepentingan tersebut.
Berbagai perangkat lunak yang memungkinkan presentasi dikemas dalam bentuk multimedia yang dinamis dan sangat menarik. Perkembangan perangkat lunak tersebut didukung oleh perkembangan sejumlah perangkat keras penunjangnya. Salah satu produk yang paling banyak memberikan pengaruh dalam penyajian bahan presentasi digital saat ini adalah perkembangan monitor, kartu video, kartu audio serta perkembangan proyektor digital (digital image projector) yang memungkinkan bahan presentasi dapat disajikan secara digital untuk bermacam-macam kepentingan dalam berbagai kondisi dan situasi, serta ukuran ruang dan berbagai karakteristik audience. Tentu saja hal ini menyebabkan perubahan besar pada trend metode presentasi saat ini, dan dapat dimanfaatkan untuk mengajarkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Pengolahan bahan presentasi dengan menggunakan komputer tidak hanya untuk dipresentasikan dengan menggunakan alat presentasi digital dalam bentuk Multimedia projector (seperti LCD, In-Focus dan sejenisnya), melainkan juga dapat dipresentasikan melalui peralatan proyeksi lainnya, seperti over head projector (OHP) dan film slides projector yang sudah lebih dahulu diproduksi. Sehingga lembaga atau instansi yang belum memiliki perangkat alat presentasi digital akan tetapi telah memiliki kedua alat tersebut, dapat memanfaatkan pengolahan bahan presentasi melalui komputer secara maksimal. Dalam sudut pandang proses pembelajaran, presentasi merupakan salah satu metode pernbelajaran. Penggunaannya yang menempati frekuensi paling tinggi dibandingkan dengan metode lainnya. Berbagai alat yang dikembangkan, telah memberikan pengaruh yang sangat basar bukan hanya pada pengembangan kegiatan praktis dalam kegiatan presentasi pembelajaran akan tetapi juga pada teori-teori yang mendasarinya. Perkembangan terakhir pada bidang presentasi dengan alat bantu komputer telah menyebabkan perubahan tuntutan penyelenggaraan pembelajaran. Di antaranya tuntutan terhadap peningkatan kemampuan dan keterampilan para guru dalam mengolah bahan-bahan pembelajaran ke dalam media presentasi yang berbasis komputer.
2. CD Multimedia Interaktif
CD interaktif dapat digunakan pada pembelajaran di sekolah sebab cukup efektif meningkatkan hasil belajar siswa terutama komputer. Terdapat dua istilah dalam perkembangan CD interaktif ini yaitu Computer Based Instructuion (CBI) dan Computer Assisted Instructuion (CAI) Sifat media ini selain interaktif juga bersifat multi media terdapat unsur-unsur media secara lengkap yang meliputi sound, animasi, video, teks dan grafis. Beberapa model multimedia interaktif di antaranya:
Model Drill: Model drills dalam CBI pada dasarnya merupakan salah satu starategi pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih kongkrit melalui penciptan tiruan-tiruan bentuk pengalaman yang mendekati suasana yang sebenarnya.
Model Tutorial: Program CBI tutorial dalam merupakan program pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan perangkat lunak berupa program komputer yang berisi materi pelajaran. Metode Tutorial dalam CAI pola dasarnya mengikuti pengajaran Berprograma tipe Branching yaitu informasi/mata pelajaran disajikan dalam unit – unit kecil, lalu disusul dengan pertanyaan. Respon siswa dianalisis oleh komputer (Diperbandingkan dengan jawaban yang diintegrasikan oleh penulis program) dan umpan baliknya yang benar diberikan. (Nana Sudjana & Ahmad Rivai:139). Program ini juga menuntut siswa untuk mengaplikasikan ide dan pengetahuan yang dimilikinya secara langsung dalam kegiatan pembelajaran.
Model Simulasi: Model simulasi dalam CBI pada dasarnya merupakan salah satu starategi pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih kongkrit melalui penciptan tiruan-tiruan bentuk pengalaman yang mendekati suasana yang sebenarnya.
Model Games: Model permainan ini dikembangkan berdasarkan atas “pembelajaran menyenangkan”, di mana peserta didik akan dihadapkan pada beberapa petunjuk dan aturan permainan. Dalam konteks pembelajaran sering disebut dengan Instructional Games (Eleanor.L Criswell, 1989: 20)
Pada umumnya tipe penyajian yang banyak digunakan adalah “tutorial”. Tutorial ini membimbing siswa secara tuntas menguasai materi dengan cepat dan menarik. Setiap siswa cenderung memiliki perbedaan penguasaan materi tergantung dari kemampuan yang dimilikinya. Penggunaan tutorial melalui CD interaktif lebih efektif untuk mengajarkan penguasaan Software kepada siswa dibandingkan dengan mengajarkan hardware. Misalnya tutorial Microsoft Office Word, Access, Excel, dan Power Point. Kelebihan lain dari CD interaktif ini adalah siswa dapat belajar secara mandiri, tidak harus tergantung kepada guru/instruktur. Siswa dapat memulai belajar kapan saja dan dapat mengakhiri sesuai dengan keinginannya. Selain itu, materi-materi yang diajarkan dalam CD tersebut dapat langsung dipraktekkan oleh siswa terhadap siftware tersebut. Terdapat juga fungsi repeat, bermanfaat untuk mengulangi materi secara berulang-ulang untuk penguasaan secara menyeluruh.
3. Video Pembelajaran.
Selain CD interaktif, video termasuk media yang dapat digunakan untuk pembelajaran di SD. Video ini bersifat interaktif-tutorial membimbing siswa untuk memahami sebuah materi melalui visualisasi. Siswa juga dapat secara interaktif mengikuti kegiatan praktek sesuai yang diajarkan dalam video. Penggunaan CD interaktif di SD cocok untuk mengajarkan suatu proses. Misalnya cara penyerbukan pada tumbukan, teknik okulasi, pembelahan sel, proses respirasi dan lain-lain.
4. Internet
Internet, singkatan dari interconection and networking, adalah jaringan informasi global, yaitu,“the largest global network of computers, that enables people throughout the world to connect with each other¨. Internet diluncurkan pertama kali oleh J.C.R. Licklider dari MIT (Massachusetts Institute Technology) pada bulan Agustus 1962.
Pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran mengkondisikan siswa untuk belajar secara mandiri. “Through independent study, students become doers, as well as thinkers” (Cobine, 1997). Para siswa dapat mengakses secara online dari berbagai perpustakaan, museum, database, dan mendapatkan sumber primer tentang berbagai peristiwa sejarah, biografi, rekaman, laporan, data statistik, (Gordin et. al., 1995). Informasi yang diberikan server-computers itu dapat berasal dari commercial businesses (.com), goverment services (.gov), nonprofit organizations (.org), educational institutions (.edu), atau artistic and cultural groups (.arts)
Siswa dapat berperan sebagai seorang peneliti, menjadi seorang analis, tidak hanya konsumen informasi saja. Mereka menganalisis informasi yang relevan dengan pembelajaran dan melakukan pencarian yang sesuai dengan kehidupan nyatanya (real life). Siswa dan guru tidak perlu hadir secara fisik di kelas (classroom meeting), karena siswa dapat mempelajari bahan ajar dan mengerjakan tugas-tugas pembelajaran serta ujian dengan cara mengakses jaringan komputer yang telah ditetapkan secara online. Siswa dapat belajar bekerjasama (collaborative) satu sama lain. Mereka dapat saling berkirim e-mail (electronic mail) untuk mendiskusikan bahan ajar. Selain mengerjakan tugas-tugas pembelajaran dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru siswa dapat berkomunikasi dengan teman sekelasnya.
Pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut:
Dimungkinkan terjadinya distribusi pendidikan ke semua penjuru tanah air dan kapasitas daya tampung yang tidak terbatas karena tidak memerlukan ruang kelas.
Proses pembelajaran tidak terbatas oleh waktu seperti halnya tatap muka biasa.
Pembelajaran dapat memilih topik atau bahan ajar yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing.
Lama waktu belajar juga tergantung pada kemampuan masing-masing pembelajar/siswa.
Adanya keakuratan dan kekinian materi pembelajaran.
Pembelajaran dapat dilakukan secara interaktif, sehingga menarik pembelajar/siswa; dan memungkinkan pihak berkepentingan (orang tua siswa maupun guru) dapat turut serta menyukseskan proses pembelajaran, dengan cara mengecek tugas-tugas yang dikerjakan siswa secara on-line.
Perkembangan/kemajuan teknologi internet yang sangat pesat dan merambah ke seluruh penjuru dunia telah dimanfaatkan oleh berbagai negara, institusi, dan ahli untuk berbagai kepentingan termasuk di dalamnya untuk pendidikan/pembelajaran. Berbagai percobaan untuk mengembangkan perangkat lunak (program aplikasi) yang dapat menunjang upaya peningkatan mutu pendidikan/pembelajaran terus dilakukan. Perangkat lunak yang telah dihasilkan akan memungkinkan para pengembang pembelajaran (instructional developers) bekerjasama dengan ahli materi (content specialists) mengemas materi pembelajaran elektronik (online learning material). Pembelajaran melalui internet di Sekolah Dasar dapat diberikan dalam beberapa format (Wulf, 1996), di antaranya adalah: (1) Electronic mail (delivery of course materials, sending in assignments, getting and giving feedback, using a course listserv., i.e., electronic discussion group, (2) Bulletin boards/newsgroups for discussion of special group, (3) Downloading of course materials or tutorials, (4) Interactive tutorials on the Web, dan (5) Real time, interactive conferencing using MOO (Multiuser Object Oriented) systems or Internet Relay Chat.
Setelah bahan pembelajaran elektronik dikemas dan dimasukkan ke dalam jaringan sehingga dapat diakses melalui internet, maka kegiatan berikutnya yang perlu dilakukan adalah mensosialisasikan ketersediaan program pembelajaran tersebut agar dapat diketahui oleh masyarakat luas khususnya para calon peserta didik. Para guru juga perlu diberikan pelatihan agar mereka mampu mengelola dengan baik penyelenggaraan kegiatan pembelajaran melalui intenet. Karakteristik/potensi internet sebagaimana yang telah diuraikan di atas tentunya masih dapat diperkaya lagi dengan yang lainnya. Namun, setidak-tidaknya ketiga karakteristik/potensi internet tersebut dipandang sudah memadai sebagai dasar pertimbangan untuk penyelenggaraan kegiatan pembelajaran melalui internet.
Sumber:
Adaptasi dan disarikan dari : Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.2008. Media Pembelajaran dan Sumber Belajar. Materi Diklat Calon Pengawas Sekolah/Pengawas Sekolah. Jakarta


link sumber : http://ramlannarie.blogspot.com/2010/08/media-pembelajaran-berbasis-komputer.html

Install Windows denga USB Flash

Sudah lama metode US dicoba-coba…tapi gagal terus…eh pas lagi diskusi sama om google ketemu juga di website klik kanan……

nah berikut ini langkah-langkahnya………

USB (Universal Serial Bus) drive telah menjadi sebuah perangkat yang sering digunakan untuk membackup data, menggeser fungsi floppy disks, CD, dan ZIP disks. USB drive tidak hanya murah, tetapi juga sangat praktis, tahan banting, dan dapat memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup besar. Untuk mengantisipasi saat komputer kita tidak dapat melakukan boot, kita harus memiliki bootable disk. Bootable disk dapat mengindarkan kita dari ketidakmampuan untuk mengakses komputer kita karena masalah booting. Dengan menggunakan bootable USB drive, kita bahkan dapat mengatasi masalah booting dengan lebih cepat.
Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat bootable USB drive:
1. Masukkan USB drive anda ke salah satu USB port di komputer anda

2. Klik “Start” di bagian kiri bawah di layar komputer anda

3. Ketikkan “cmd” didalam window RUN untuk membuka command prompt

4. Ketikkan “disk part” kedalam command prompt dan tekan Enter. Setelah itu ketikkan “List disk” dan tekan Enter lagi.

5. Tentukan manakah dari daftar disk yang ditayangkan yang merupakan USB drive anda. (Misalnya USB drive anda berkapasitas 4GB, maka opsi dengan size 4GB itulah yang perlu anda lihat). Catat nomor yang mengidentifikasi USB drive Anda itu di kertas.

6. Ketikkan command berikut kedalam command prompt untuk melakukan format terhadap USB drive anda.

“Select disk A,” ganti “A” dengan nomor yang anda dapatkan di langkah ke 5 tadi. Tekan Enter
“Clean.” Tekan Enter
“Create Partition Memory.” Tekan “Enter.”
“Select Partition A.” Tekan “Enter.”
“Format FS=NTFS.” Tekan “Enter.”
“Assign.” Tekan “Enter.”
“Exit.” Tekan “Enter.”

7. Masukkan CD instalasi Windows XP atau Vista anda. Komputer anda akan membaca CD instalasi itu, dan sebuah window akan muncul di layar. Daftar dari semua drive yang ada akan ditampilkan disitu. Carilah huruf yang merupakan simbol dari CD-ROM serta USB drive anda. Catatlah huruf-huruf ini di kertas.

8. Ketikkan command berikut kedalam command prompt:

“B:CD boot,” ganti “B” dengan huruf yang merupakan simbol dari CD-ROM. Tekan “Enter.”
“CD boot.” Tekan “Enter.”
“Bootsect.exe/NT60 C:,” ganti “C” dengan huruf yang merupakan simbol dari USB Drive. Tekan “Enter.”

9. Copy boot information dari CD instalasi ke USB drive dengan memasukkan command berikut kedalam command prompt:
“xcopy C:*.* /s/e/f B:/,” ganti “B” dengan huruf yang merupakan simbol dari CD-ROM dan ganti “C” dengan huruf yang merupakan simbol dari USB drive. Tekan “Enter.”

Biarkan komputer melakukan copy data dari CD instalasi ke USB drive.

10. Cabut USB drive dari USB port, pasang kembali tutupnya, dan berikan label “bootable” dengan spidol. Simpan USB drive itu di tempat yang aman. Keluarkan CD instalasi Windows anda dan kembalikan ke tempatnya.

GOODLUCK

sumber : http://www.klik-kanan.com/cara-membuat-bootable-usb-drive.htm

Mengubah Format File Secara Online

Saat bekerja dengan menggunakan komputer, kita menghadapi berbagai jenis file. Terkadang, kita perlu mengubah format suatu file ke format lain. Misalnya, mungkin kita perlu mengubah file dengan format .doc ke format .pdf. Memang ada banyak sekali perangkat lunak yang dapat membantu kita. Namun yang sering menjadi masalah adalah saat kita perlu mengubah format suatu file dengan cepat, namun kita tidak memiliki perangkat lunak untuk mengubahnya, dan kita tidak punya banyak waktu untuk mencari perangkat lunak pengubah tadi.

 

Kita dapat mengubah format suatu file hanya dengan menggunakan web browser saja, karena sekarang tersedia pengubah format file online, yaitu Zamzar.com. Website ini dapat membantu kita mengubah berbagai macam format file seperti .doc, .pdf, .rtf, .txt, .ppt, .html, .docx, dan masih banyak lagi. Selain file dokumen, website ini juga dapat membantu kita mengubah format untuk file image, seperti bmp, gif, ico, png, dan sebagainya. Website ini bahkan dapat membantu kita untuk mengubah format video ,audio, dan jenis compression.

Zamzar.com membantu kita untuk melakukan semua konversi format file tadi secara cepat, mudah, dan gratis.

sumber : http://www.klik-kanan.com/mengubah-format-file-secara-online.htm

MwSnap

MwSnap adalah aplikasi yang berfungsi untuk men-snap/men-shoot tampilan desktop komputer / aplikasi anda. Aplikasi ini akan sangat berguna bagi anda yang memiliki blog yang sering menerbitkan artikel dengan gambar. Jadi dengan aplikasi ini anda tidak perlu susah-susah mencari gambar untuk artikel blog anda karena anda bisa mengambilnya sendiri pada komputer anda. User umumnya mengunakan fasilitas printscreen bawaan dari windows yang cukup simple hanya dengan menekan tombol Print Screen pada bagian kanan atas keyboard, contohnya ini , nah kali ini saya sangat menyarankan anda untuk menggunakan aplikasi MWSnap ini untuk mengambil/mengcature gambar desktop aplikasi. Saya menyarankan karena ada berbagai kemudahan yang di tawarkan oleh aplikasi ini, di antaranya :

1.Snap menu lebih praktis dengan adanya tombol kombinasi.
2.Pengguna dapat menentukan sendiri ukuran gambar yang akan mereka snap.
3.Hasil snap-shoot gambar lebih jelas.
4.Di lengkapi dengan fasilitas undo snap yang berfungsi untuk menampilkan hasil snap sebelumnya yang belum sempat di simpan.
5.Editing gambar yang lebih mudah.

Sumber : http://ruangberkas.com/l

membuat shorcut tampa nama

Anda pengen punya folder atau shortcut pada Windows tapi tidak terlihat namanya ? Caranya klik kanan lalu Rename pada folder atau shortcut yang ingin Anda ganti namanya. Kemudian ketikkan [Alt] + [0160] (ini adalah karakter spasi yang tak terlihat). Pada penulisan 0160 tersebut, Anda harus menggunakan angka-angka yang ada di keypad numerik (bagian kanan keyboard).

Selamat mencoba…….

Teori Nilai Lebih dari Marx

Karl Marx dilahirkan di Trier Jerman, daerah Rhine tahun 1818. Berasal dari keluarga borjuis dan berpendidikan. Pada usia 18 Marx belajar hukum di universitas Bonn, kemudian pindah ke Universitas Berlin. Disana, sewaktu Marx masih muda, begitu terkesima dengan filsafat Hegel, dimana ketika itu arus besar pengikut Hegel begitu meluas. Padangan Hegel yang terkenal Idealistik, dimana dia percaya bahwa kekuatan yang mendorong perubahan sejarah adalah munculnya ide-ide dengan mana roh akal budi menjadi lebih lengkap manifestasinya.

Gagasan Marx dalam hal ini selanjutnya dikenal dengan istilah “surplus Value” atau teori nilai lebih yaitu pertukaran yang tidak proporsional antara nilai pakai dan nilai tukar. Dalam hal ini keuntungan yanng lebih besar dimiliki oleh para kapitalis, dan buruh tidak berkuasa atas nilai lebih yng telah dihasilkannya sebagai tenaga kerja.

Ketika Marx hidup waktu Di Eropa sedang terjadi revolusi industri, lalu dalam hal ini Marx melakukan kritik atas ekspansi kapitaslis dan korelasinya dengan krisis ekonomi. Menurut marx penggunaan mesin baru yang hemat buruh merusakkan keseimbangan antara kemampuan produktif dan permintaan, dan karena itu mempercepat krisis ekonomi. Selain itu juga menurut marx eskpansi Kapitalis akan membuat individu-individu semakin teralienasi. Dan paradoks atas kapitalisme akan muncul

Pada mulanya, Marx membahas proses kerja, suatu kegiatan produksi nilai-pakai. Kerja adalah syarat eksistensi manusia yang abadi dan alamiah . marx menyatakan bahwa tujuan berproduksi adalah sebagian dari “sifat alamiah manusia” pada para pekerja menderita ‘penyimpangan’ di dalam sistem kapitalis, sebab tujuan kerjanya dipaksakan atas mereka. Kerja produksi mereka lebih merupakan bukan keinginan mereka sendiri

Tenaga kerja yang telah dipergunakan sebagai kerja yang sesungguhnya, menciptakan nilai baru dan nilai lebih. Bagian dari kapital yang telah dikeluarkan lebuh dulu untuk membeli tenaga-kerja, bertambah besar nilainya selama dalam proses- produksi, sehingga Marx menamakan kapital variabel (berubah). Variabel di sini tidak ada hubungannya dengan perubahan-perubahan dari satu siklus (daur) produksi selanjutnya. Tahapan ini membahas apa yang terjadi pada nilai kapital pendahulunya selama satu kali proses-produksi.

Membahas waktu-kerja seorang pekerja, Marx membaginya menjadi dua bagian, dinyatakan dengan V dan S. Lamanya kerja di mana pekerja menghasilkan nilai baru adalah sama dengan apa yang ia terima sebagai nilai baru adalah sama dengan apa yang ia terima sebagai nilai dari tenaga kerja. Marx menamakan kerja-wajib (necessary-labour). Selebihnya ia namakan, kerja-lebih (surplus-labour). Jadi jelas bahwa rasio dari kerja-lebih dengan kerja, sama dengan s/v. Dan itulah rate dari teori nilai-lebih

Menulis pada waktu presentasi dengan powerpoint

Modul ini menjelaskan bagaimana mempersiapkan acara PowerPoint untuk menerima informasi yang diketik ke slide selama presentasi slide. Anggaplah bahwa Anda meninjau kembali bagian-bagian tumbuhan dan ingin nama siswa mereka selama pertunjukan. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menggunakan pena PowerPoint. Tahan tombol Ctrl lalu tekan tombol P dan panah penunjuk berubah menjadi pena untuk menggambar.

Oke, bekerja, tapi berantakan. Ada cara lain untuk memasukkan informasi pada slide dalam tampilan slide. Untuk ini, kita akan menggunakan Control Toolbox untuk membuat kotak teks.

Buka PowerPoint. Buat sebuah slide yang Anda inginkan siswa untuk menambah informasi. Untuk contoh ini gambar dari tanaman akan diberi label. Tanaman ini diambil di Paint jadi kita tidak perlu khawatir dengan pelanggaran hak cipta. Warna latar belakang slide sehingga kotak teks putih akan mudah untuk melihat.

Langkah berikutnya dalam proses ini menggunakan item pada tab tidak ditampilkan pada pita secara default. Sebelum melanjutkan kita harus menambahkan bahwa pita. Klik pada tombol office dan geser ke kanan bawah jendela yang terbuka dan kemudian klik pada PowerPoint Pilihan.

PowerPoint Pilihan Ketika jendela terbuka, klik ke dalam kotak di sebelah kanan tab Tampilkan Pengembang di Pita dan kemudian klik pada tombol OK di bagian kanan bawah jendela.

Sebuah tab baru, Pengembang, sekarang pada ribbon. Klik pada tab Pengembang untuk melihat pilihan yang tersedia di sana.

Klik Text Box (ActiveX Control) tombol. Kursor mouse berubah menjadi crosshair, yang merupakan alat gambar. Klik dan drag secara diagonal untuk menggambar kotak teks yang cukup besar untuk jenis ke dalam.

Untuk gambar ini, empat kotak teks akan dibutuhkan. Cara termudah untuk melakukannya adalah untuk menduplikasi kotak teks tiga kali. Dengan Text Box dipilih, ada delapan lingkaran putih di sekitar kotak ketika dipilih, tekan dan tahan tombol Ctrl sambil menekan tombol D tiga kali. Tindakan seperti Copy and Paste dalam satu langkah.

Jangan mencoba untuk menyalin dan menyisipkan kotak persis di mana Anda ingin mereka. PowerPoint akan menempatkan mereka di mana saja ia ingin ( “Kau yang berarti satu. Mr Gates”). Bila Anda menduplikasi kotak teks, setiap kotak baru akan ditempatkan sedikit ke bawah dan ke kanan kotak sebelumnya. Setelah Anda memiliki jumlah kotak yang Anda butuhkan, klik dan menyeret mereka ke tempat di mana Anda ingin mereka pada slide.

Pilihan font default mungkin akan terlalu kecil untuk dilihat dengan mudah jika Anda memproyeksikan komputer ke layar. Banyak properti dari kotak teks dapat diubah. Anda melakukannya, klik kanan (atau control + klik pada Macintosh) kotak teks dan pilih properti.

Dari daftar panjang properti yang tersedia, pilih Font. Ketika Anda memilih ( “klik-on”) baris font kotak kontrol muncul di ujung kanan garis font. Dalam gambar di bawah ini saya menggambar sebuah kotak merah di sekitarnya, tetapi Anda tidak akan melihat sebuah kotak merah di PowerPoint. Mengklik kotak kontrol menampilkan perubahan font menu yang mungkin akan tampak akrab bagi Anda. Percobaan dengan ukuran font sampai Anda menemukan yang cocok untuk kelas Anda dan ukuran kotak teks Anda.

Mulailah acara Anda dengan menekan tombol F5. Panggil siswa untuk keyboard untuk label bagian-bagian tumbuhan, atau apa pun tugas yang telah Anda buat menggunakan Tipe-On slide. Jika Anda memposting tampilan slide di website sekolah Anda dan kemudian membuka ditampilkan di browser, mereka pada kemampuan jenis-masih ada.

 

sumber : http://belajarpowerpoint.blogspot.com/2010/01/mengetik-menulis-pada-slide-selama.html

CCTV Sendiri Dengan Webcam

CCTV sekarang seringkali kita jumpai di setiap area publik seperti misalnya mall, kampus, perkantoran, pusat perbelanjaan dan lain-lain. Manfaat dari CCTV sendiri akan terasa berguna sebagai alat bantu keamanan, dimana setiap kegiatan yang terjadi bisa kita pantau secara live kapan dan dari mana saja, bisa juga kita manfaatkan untuk merekam kejadian sebagai barang bukti dikemudian hari. Mungkin saja anda adalah pemilik usaha yang seringkali kehilangan, contohnya mungkin kehilangan sepeda motor, atau rumah kemalingan tapi anda tidak mempunyai bukti. CCTV dalam hal ini bisa sangat membantu anda. Sayangnya harga dan instalasi CCTV umum-nya untuk produk yang *asli* harganya tergolong cukup mahal untuk sebuah service seperti itu. Rata-rata umumnya biaya instalasi CCTV mencapai ber-juta-juta Rupiah.

Adapun kita bisa mengakali untuk membangun CCTV di area kecil sendiri dengan modal yang sangat minim. Peralatannya pun terbilang mudah di dapatkan, cukup dengan berbekal sebuah web camera (webcam) yang biasa kita kenal lebih banyak digunakan untuk ajang *pamer muka* para wanita cantik di yahoo messenger :D Serta dengan software trial yang apabila kita membutuhkan penggunaan lebih lanjut kita harus membayar. Mari kita coba melakukan ilustrasi cara membuat CCTV sendiri dengan modal minimal dan penjelasan sederhana.

Peralatan yang dibutuhkan:

  1. Sebuah PC/Laptop sebagai host (kalau bisa hidup 24 jam dengan kapasitas HDD terrabyte khusus bagi yang ingin melakukan capture atau merekam semua kegiatan).
  2. Sebuah Webcam/Web Camera sebagai alat pencitra, biasanya harga webcam ini bervariasi namum tergolong masih murah. Yang saya sarankan adalah sebuah webcam yang memiliki minimal resolusi  1.3MP, dengan tingkat pencahayaan bagus, sukur-sukur kalau bisa yang memiliki fitur night vision.
  3. Sebuah Program, dalam percobaan ini saya menggunakan webcamxp dengan limitasi 1 sumber camera, kalau membutuhkan lebih dari satu anda harus membayar.

Instalasi:

Langkah pertama hubungkan komputer anda dengan webcam, biasanya cukup mudah hanya dengan cara menginstall driver bawaan dari webcam tersebut.

Langkah kedua install program webcamxp lalu mulai konfigurasi webcamxp sesuai kebutuhan anda, Misalnya anda ingin melakukan capture atau merekam semua kejadian. Setelah selesai meng-install program webcamxp anda cukup memilih sumber dari peralatan yang ada yaitu dengan cara melakukan klik kanan pada area layar webcamxp, setelah itu pilihlah peralatan camera anda dan juga mungkin bisa menambahkan microphone apabila yang membutuhkan suara.

Setelah itu sebenarnya anda sudah selesai, anda cukup melakukan konfigurasi tambahan agar lebih menyenangkan. Misalnya anda ingin mengawasi rumah anda dari kejauhan contohnya luar kota. Cukup dengan melakukan konfigurasi web anda bisa melihat kondisi rumah anda dari mana saja.

*CATATAN: ANDA MEMBUTUHKAN KONEKSI INTERNET.

Dari percobaan diatas saya tidak mencoba dengan menggunakan koneksi internet sehingga tidak memerlukan lagi settingan khusus untuk modem. Untuk yang kesulitan caranya mudah saja… caranya… konfigurasi jaringan anda sendiri, buka port yang di butuhkan

sumber : http://id.istanto.net/2010/02/21/instalasi-cctv-sendiri-dengan-modal-minim/

Efektivitas Penggunaan IT Sebagai Media Pembelajaran Sejarah

Pengajaran sejarah merupakan suatu aktifitas belajar mengajar, di mana seorang guru menerangkan pada siswanya tentang gambaran kehidupan masyarakat masa lampau yang menyangkut peristiwa-peristiwa penting dan memiliki arti khusus. Widja (2002 : 95). melalui pengajaran sejarah, orang dapat menemukan dirinya sendiri atau identitas dirinya, sehingga dengan demikian diharapkan akan bisa membawa dirinya ke dalam tatanan kehidupan yang lebih bagus, serta tidak merugikan kepentingan orang lain.

Menurut Sartono (1993 : 59) makna pengajaran sejarah untuk mengkaji lebih mendalam bentuk proses pengajaran sejarah yang sesuai dengan karakteristik sejarah dan kemungkinan fungsi serta tujuan sejarah tercapai secara maksimal. Fungsi dan tujuan pengajaran sejarah akan tercapai apabila siswa mampu mendalami dan menghayati secara mendalam peristiwa – peristiwa sejarah yang ada serta mampu mengambil makna dan nilai-nilai dari peristiwa sejarah tersebut. Untuk itu dalam proses pembelajaran sejarah guru harus mampu menghadirkan peristiwa masa lalu kehadapan siswa, sehingga memungkinkan siswa untuk melakukan pengamatan secara langsung dan pengkajian secara mendalam terhadap peristiwa-peristiwa tersebut. Untuk mewujudkan proses pembelajaran tersebut tentunya sangat tidak mungkin, karena terbentur pada sifat dari peristiwa itu sendiri.

Pengajaran sejarah disekolah sering dihadapkan oleh masalah ketidak tertarikan  siswa terhadap pelajaran tersebut, banyak hal yang menyebabkan hal ini terjadi, namun secara umum ini merupakan akibat dari proses pembelajaran yang berjalan monoton dan tidak adanya inovasi dalam melakukan proses pembelajaran, karena selama ini pembelajaran sejarah sering berupa bentuk monoton, sehingga tidak menyentuh ranah ketertarikan siswa, Banyak solusi telah dicoba oleh guru, diantaranya dengan menggunakan metode berbagai media belajar dalam menjelaskan pelajaran, namun metode-metode yang diterapkan tersebut menjadikan pelajaran sejarah tambah tidak menarik karena ketidaksesuaian dengan karakteristik sejarah itu sendiri.

Selain permasalahan tersebut pengajaran sejarah selama ini kurang efektif dan tidak memaknai kesejarahan itu sendiri, karena dalam strategi pengajaran para guru banyak mengandalkan metode penyampaian yang kurang efektif dan imajinatif, terutama metode ceramah dan Tanya jawab yang tidak kreatif, ada juga yang selama ini para guru hanya berpidato sesuai dengan materi yang ada dalam Satuan Pelajaran atau Satuan Acara perkuliahan.

Pada dasarnya pengajaran merupakan suatu upaya untuk menciptakan lingkungan agar mempengaruhi siswa untuk aktif dalam belajar. Karena itu penekanan usaha tersebut adalah bagaimana membangkitkan aktifitas siswa untuk belajar, yang pada prinsipnya nanti bertujuan untuk mecapai hasil belajar yang maksimal (Banks: 1985)

Mengadakan sebuah lingkungan belajar yang kreatif terutama dalam pembelajaran sejarah tentulah tidak mudah, karena contoh dan materi yang diajarkan adalah manusia dengan konsep yang berbeda-beda, tentunya permasalahan materi dan konsep tersebut harus diperhitungkan dalam membentuk pembelajaran yang inovatif. Setidaknya sorang guru dalam melakukan pembelajaran sejarah harus bisa melakukan inovasi-inovasi dalam pembelajaran, selain melakukan  dengan pembimbingan yang bijaksana terhadap kesalahan siswa, tidak menghukum seluruh kelas karena kesalahan individu, tidak mengorganisai kelas dengan suasana ketakutan ataupun memberikan tekanan tertentu pada kelas. Untuk mendukung usaha diatas diperlukan pilihan konsep dan bahasa mengajar, pilihan metode atau teknik mengajar dan yang terpenting adalah pilihan media pengajaran yang sangat mendukung.

Dari pernyataan diatas terlihat bahwa harus ada sebuah pembelajaran kreatif, sehingga pembelajaran sejarah bisa terlaksana secara maksimal dan mencapai tujuan dari pembelajaran sejarah itu sendiri. Pembelajaran kreatif tentunya memerlukan strategi pembelajaran yang harus mempertimbangkan komponen yang dihadapi dalam pembelajran sejarah itu sendiri. Penggunaan It sebagai media kreatif dalam pembelajran sejarah bisa menjadi solusi dalam menghadapi permasalahan pembelajaran sejarah seperti yang telah diungkapkan diatas.

Media pembelajaran sebagai salah satu unsur dari proses belajar mengajar adalah asngat penting posisinya, karena pada waktu sekarang media tidak lagi hanya berfungsi sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar, akan tetapi sudah menjadi bagian yang integral dalam proses tersebut, disamping itu  media juga bisa berfungsi sebagai pengantar informasi yang efektif  (Darwanto, 1992:78),  dalam proses penyaluran ilmu kepada siswa. Model pembelajaran akan lebih menarik apabila disertai dengan media pembelajaran. Hal ini mengingat media pembelajaran dapat mendukung peserta belajar memahami penyampaian materi yang disampaikan oleh pengajar. Nana dan Rivai (2005 : 1)

Brown, Lewis dan Hareleroad (1977) menyatakan juga bahwa media pendidikan merupakan sumber belajar yang dapat digunakan oleh guru dan siswa agar terciptanya efektifitas proses pembelajaran. Kreatifitas dalam penggunaan berbagai macam media tentunya akan meningkatkan kemungkinan siswa belajar lebih banyak, apa yang mereka pelajari dapat diingat dengan lebih baik, dan meningkatkan kemampuan mereka untuk berkembang.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat tentunya membuat  betambahnya pilihan guru dalam membuat media pengajaran, namun untuk mensiasati pemilihan tersebut para guru baiknya memilih teknologi terapan yang hasil media tersebut merupakn hasil karya guru. Teknologi kependidikan (eduacational technology) merupakan pengembangan, penerapan, serta penilaian dari semua sistim, teknik dan peralatan yang digunakan untuk memperbaiki proses belajar mengajar

Pemanfaatan multimedia dalam pengajaran sejarah memang telah membuktikan mempunyai pengaruh terhadap kemajuan siswa, baik dari segi penghayatan maupun dari segi pencapaian tujuan belajar, selama ini pemanfaatan media film dan internet contohnya, kedua media ini telah memberikan kontribusi, setidaknya itu yang tergambar dalam peneltian Sylvia (2005;141). Penelitian lain yang dilakukan Ahmad (2001) dan Suwirta (2004) juga mengungkapkan penggunaan komputer (internet), dimana komputer memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kemajuan belajar siswa.

Pengunaan media komputer yang selama ini cendrung tidak maksimal, pemanfaatan media komputer yang monoton dan terpaku pada satu jenis komponen saja. Pada zaman yang kemajuan teknologi sangat pasat seperti saat sekarang perlu pensiasatan oleh guru untuk lebih mengoptimalkan penggunaan teknologi, untuk itu guru perlu memahami konteks kejiwaan siswa yang masih diliputi oleh nuansa kesenangan pada tekonolgi yang tidak monoton, sehingga proses belajar lebih bisa mengoptimalkan hasil dan tujuan pembelajaran itu sendiri.

untuk daftar pustaka akan dilampirkan dalam file berbeda

Karakteristik Inovasi

Inovasi adalah memperkenalkan ide baru, barang baru, pelayanan baru dan cara-cara baru yang lebih bermanfaat. Amabile mendefinisikan inovasi yang hubungannya dengan kreativitas adalah,

Inovasi atau innovation berasal dari kata to innovate yang mempunyai arti membuat perubahan atau memperkenalkan sesuatu yang baru. Inovasi kadang pula diartikan sebagai penemuan,

Terdapat lima karakteristik inovasi

  1. keunggulan relatif (relative advantage)

Keunggulan relatif adalah derajat di mana suatu inovasi dianggap lebih baik/ unggul daripada yang pernah ada. Hal ini dapat diukur dari beberapa segi, seperti segi ekonomi, prestise sosial, kenyamanan, dan kepuasan. Semakin besar keunggulan relatif dirasakan oleh pengadopsi, semakin cepat inovasi tersebut dapat diadopsi

  1. kompatibilitas (compatibility)

Kompatibilitas adalah derajat di mana inovasi tersebut dianggap konsisten dengan nilai-nilai yang berlaku, pengalaman masa lalu, dan kebutuhan pengadopsi. Sebagai contoh, jika suatu inovasi atau ide baru tertentu tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku, inovasi itu tidak dapat diadopsi dengan mudah sebagaimana halnya dengan inovasi yang sesuai (compatible).

  1. kerumitan (complexity)

Kerumitan adalah derajat di mana inovasi dianggap sebagai suatu yang sulit untuk dipahami dan digunakan. Beberapa inovasi tertentu ada yang dengan mudah dapat dimengerti dan digunakan oleh pengadopsi dan ada pula yang sebaliknya. Semakin mudah dipahami dan dimengerti oleh pengadopsi, semakin cepat suatu inovasi dapat diadopsi

  1. kemampuan diujicobakan (trialability)

Kemampuan untuk diujicobakan adalah derajat di mana suatu inovasi dapat diuji coba batas tertentu. Suatu inovasi yang dapat diujicobakan dalam seting sesungguhnya umumnya akan lebih cepat diadopsi. Jadi, agar dapat dengan cepat diadopsi, suatu inovasi harus mampu mengemukakan keunggulannya

  1. kemampuan untuk diamati (observability)

Kemampuan untuk diamati adalah derajat di mana hasil suatu inovasi dapat dilihat orang lain. Semakin mudah seseorang melihat hasil suatu inovasi, semakin besar kemungkinan orang atau sekelompok orang tersebut mengadopsi

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.